www.AlvinAdam.com

Gratis Berlangganan

Tuliskan Alamat Email Anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

Peringati HUT ke-14 Sulbar, PMII Mamuju Unjuk Rasa ABM-Enny ...

Posted by On 4:27 AM

Peringati HUT ke-14 Sulbar, PMII Mamuju Unjuk Rasa ABM-Enny ...

Peringati HUT ke-14 Sulbar, PMII Mamuju Unjuk Rasa ABM-Enny Gagal

Unjuk rasa tersebut, dilakukan bersamaan dengan berlangsungnya sidang paripurna istimewa HUT ke-14 Sulawesi Barat

Peringati HUT ke-14 Sulbar, PMII Mamuju Unjuk Rasa ABM-Enny Gagalnurhadi/tribunsulbar.comRatusan kader Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Mamuju, memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-14 Sulawesi Barat, dengan unjuk rasa, Sabtu (22/9/2018).

Laporan Wartawan TribunSulbar.com, Nurhadi

TRIBUNSULBAR.COM, MAMUJU - Ratusan kader Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Mamuju, memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-14 Sulawesi Barat, dengan unjuk rasa, Sabtu (22/9/2018).

Unjuk ras a tersebut, yang dipimpin langsung ketua PMII Cabang Mamuju, Rusdi Nurhadi, digelar di depan gedung DPRD Sulbar, Jl. Abdul Malik Pattana Endeng, Kelurahan Rangas, Kecamatan Simboro.

Unjuk rasa tersebut, dilakukan bersamaan dengan berlangsungnya sidang paripurna istimewa HUT ke-14 Sulawesi Barat, di ruangan sidang paripurna gedung DPRD Sulbar, yang dihadiri jajaran pimpinan Forkopimpda Sulbar dan ratusan undangan.

Ketua Cabang Rusdi Nurhadi mengatakan, unjuk rasa tersebut dilakukan bukan atas dasar kebencian terhadap pimpinan daerah dalam hal ini Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Barat, melainkan untuk mengingatkan bahwa ada yang tidak beres dalam pengelolaan pemerintaah di Sulawesi Barat.

"Banyak polemik yang terjadi, sehingga kami harus kembali mengingatkan melalui momentum HUT ke-14 Sulawesi Barat,"kata Rusdi.

Rusdi menuturkan, hingga di HUT ke-14 Sulawesi Barat ini, tidak ada yang istimewa di kepemimpinan Ali Baal Masdar dan Enny Anggraeny Anwar (ABM-Enny) selaku gubernur dan wakil gubernur.

"Tujuh belas bulan ABM-Enny menjalankan roda pemerintahan Sulawesi Barat, tidak menunjukkan hal yang positif, janji melanjutkan pembangunan yang digemborkan dalam kampanye hanya omong kosong. Bahkan rentang waktu berjalan dua tahun tidak nampak pembangunan fisik atau infrastruktur yang berarti untuk masyarakat Sulawesi Barat,"ujarnya.

Dikatakan, janji kampanye untuk mensejahterakan rakyat hanya jadi pepesan kosong, slogan maju malaqbi tidak sesuai harapan. Mirisnya lagi, kata Rusdi, Ali Baal Masdar dalam kepemimpinannya menuai sejumlah kontroversi yang justeru memalukan, hanya menghabiskan energi untuk menyelesaikan masalah yang ia buat sendiri.

"Empat belas tahun Provinsi Sulawesi Barat, bukannya maju malaqbi malah menjadi mundur dan kacau, bahkan terkenalnya hingga tingkat nasional karena suatu kejadian yang memalukan. Seperti mogoknya petugas pelayanan RS Regional hingga ada korban jiwa, kes alahan membacakan teks Pancasila di HUT RI, empat pimpinan DPRD sempat berproses hukum, dan dugaan adanya mafia proyek di lingkup Pemprov Sulbar yang hari ini masih bergulir,"kata dia.

Rusdi menuturkan, sejumlah kenyataan menjadi catatan buruk pemerintah AMB-Enny, seperti tidak ada pembangunan fisik dan insfstuktur yang kelihatan. Serapan anggaran hanya 35% padahal sudah triwulan ketiga, karena ditengarai akibat dari sejumlah proyek gagal tender dan tidak ada pekerjaan berjalan.

PMII Mamuju menyorot disharmonisasu antara Gubernur Ali Baal Masdar dan Wagub Enny Anggraeny, yang ditunjukkan dengan koordinasi tidak berjalan dalam sejumlah penentuan kebijakan dan program.

"Tugas pengawasan tampak tidak berjalan dengan baik. Disharmonisasi juga tampak antara Gubernur dan DPRD Sulbar, dimana jarang sekali untuk hadir secara langsung berhadapan legislatif sebagai perwakilan rakyat Sulbar, pada momen-momen sidang paripurna,"ucapnya.

Penulis: Nurhadi Editor: Imam Wahyudi Sumber: Tribun Timur Ikuti kami di Video Viral Jokowi Hormat Sendiri saat Indonesia Raya Berkumandang, Begini Menurut Undang-undang Sumber: Berita Sulawesi Barat

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »