www.AlvinAdam.com

Gratis Berlangganan

Tuliskan Alamat Email Anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

Tak Dihadiri Gubernur Sulbar, Pertemuan Pemkab Majene dan ...

Posted by On 7:07 AM

Tak Dihadiri Gubernur Sulbar, Pertemuan Pemkab Majene dan ...

Tak Dihadiri Gubernur Sulbar, Pertemuan Pemkab Majene dan Pemprov Ditunda

Atas permintaan Aliansi Masyarakat Majene (AMM) lantaran tidak dihadiri Gubernur Sulawesi Barat Ali Baal Masdar.

Tak Dihadiri Gubernur Sulbar, Pertemuan Pemkab Majene dan Pemprov DitundaTRIBUN TIMUR/NURHADIPertemuan Pemkab Majene dan Pemrov Sulbar di gedung DPRD Majene di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulbar, Jl. Abd Malik Pattana Endeng, Kelurahan Rangas, Kecamatan Simboro, Selasa (24/7/2018).

Laporan Wartawan TribunSulbar.com, Nurhadi

TRIBUNSULBAR.COM, MAMUJU - Pertemuan antara Pemerintah Kabupaten Majene dan Pemerintah Provinsi Sula wesi Barat, di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulbar, Jl Abd Malik Pattana Endeng, Kelurahan Rangas, Kecamatan Simboro, ditunda, Selasa (24/7/2018).

Rapat yang dihadiri langsung oleh Bupati Majene H Fahmi Massiara dan Wakilnya H. Lukman, ditunda atas permintaan Aliansi Masyarakat Majene (AMM) lantaran tidak dihadiri Gubernur Sulawesi Barat Ali Baal Masdar.

Petemuan yang dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Sulawesi Barat,H. Arman Salimin membasan rencana pembagian dana Partisipasi Interest (PI) Migas Blok Sebuku, antara Pemprov dan Kabupaten Majene.

Sebelumnhya, rencana pembagian PI Blok Sebuku menuai polemik antara Pemerintah Kabupaten Majene dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat, polemik itu menyusul rencana Ali Baal yang hanya akan memberikan Majene sebesar 1 % dari hasil pembagian dengan Kalimantan Selatan.

Sementara, kesepakatan yang lahir di Istana Wapres pada tahun 2015 lalu, yang tertuang PI 10 persen yang didapatkan dari perusahaan penge lolah Blok Sebuku akan dibagi masing -masing 5 persen untuk Pemprov Sulbar dan 5 persen untuk Pemprov Kalsel, demikian halnya daerah penghasil yakni Majene dan Kotabaru.

Namun, mantan Bupati Polman dua periode itu justru mewacanakan PI 5 persen akan dibagi kepada Pemprov Sulbar sebesar 3 persen dan 2 persen akan dibagi ke enam kabupaten di Sulbar, sehingga mengundang reaksi yang besar dari masyarakat Majene.

Menurut keterengan Kepala Biro Hukum dan Pemerintah Wahab Hasan Sulur mengatakan, ketidak hadiran gubernur Ali Baal Masdar, disebabkan telah berangkat ke Jakarta untuk urusan yang tidak kalah penting.

Menanggapi hal itu, Bupati Majene H. Fahmi Massiara mengatakan, meski gubernur tidak hadir ditengah masyarakat Majene dalam rapat itu, paling tidka sudah mengetahui bahwa ada arahan dari Wakil Presiden bahwa PI Blok Sebuku harus dibagi secara adik dengan Majene.

"Yah sewajarnya memang gubernur hadir karena pertemuan ini sudah dijadwal jauh-jauh hari . Tapi mungkin dianggap sudah diserahkan kepada pak Wahab,"ujarnya. (*)

Penulis: Nurhadi Editor: Suryana Anas Ikuti kami di Hentikan Pengendara Motor Ngebut Berboncengan 3, Polantas Terkejut Ternyata Sedang Bawa Jenazah Sumber: Berita Sulawesi Barat

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »