www.AlvinAdam.com

Gratis Berlangganan

Tuliskan Alamat Email Anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

Warga Botteng Mamuju Digegerkan dengan Penemuan Tengkorak ...

Posted by On 1:41 AM

Warga Botteng Mamuju Digegerkan dengan Penemuan Tengkorak ...

Warga Botteng Mamuju Digegerkan dengan Penemuan Tengkorak Kepala Manusia

Piket Reskrim langsung menuju lokasi melakukan identifikasi bersama Unit Kesehatan Polres Mamuju.

Warga Botteng Mamuju Digegerkan dengan Penemuan Tengkorak Kepala ManusiahandoverPiket Reskrim langsung menuju lokasi melakukan identifikasi bersama Unit Kesehatan Polres Mamuju. Waga Desa Botteng, Kecamatan Simboro, Kabupaten Mamuju, Provinsi Sulbar, digegerkan dengan penumuan tulang-belulang manusia, Kamis (21/6/2018) sekitar Pukul 13.00 Wita.

Laporan Wartawan TribunSulbar.com, Nurhadi

TRIBUNSULBAR.COM, MAMUJU - Waga Desa Botteng, Kecamatan Simboro, Kabupaten Mamu ju, Provinsi Sulbar, digegerkan dengan penumuan tulang-belulang manusia, Kamis (21/6/2018) sekitar Pukul 13.00 Wita.

Kasat Reskrim Polres Metro Mamuju, AKP Jamaluddin mengatakan, tulang-belulang manusia itu pertama kali ditemukan salah seorang warga, Nasri Awal, saat hendak mencari kayu bakar dan di depan rumah kebun milik diduga korban.

"Nasri melihat ada tulang dan melapor ke Kepala Desa Botteng, Muhammad Nasir. Selanjutnya Kepala Desa Botteng melaporkan penemuan itu ke Polsek Urban Mamuju, bahwa telah ditemukan tulang belulang di rumah kebun milik I Wayan Palguna,"kata AKP Jamaluddin kepada TribunSulbar.com, Jumat (22/6/2018).

Mendapat informasi tersebut, kata Jamal, Piket Reskrim langsung menuju lokasi melakukan identifikasi bersama Unit Kesehatan Polres Mamuju.

"Di TKP ditemukan tengkorak dan tulang-belulang seperti tengkorak kepala, rahang gigi bawah, beberapa tulang rusuk, tulang tangan dan tulang kaki,"ujar perwira polisi berpa ngkat tiga balok itu.

Belakangan, kata Jamaluddin, diketahui bahwa tulang belulang tersebut adalah I Wayan Palaguna (35) warga Dusun Taman Sari, Desa Tommo, Kecamatan Tommo, Kabupaten Mamuju.

Berdasarkan keterangan saksi I Wayan Suda, terakhir ketemu dengan korban I Wayan Palguna pada bulan Agustus 2017, dan sempat korban mengatakan bahwa dirinya (korban) sedang sakit mengidap penyakit kuning.

"Ini juga dibenarkan oleh I Kadek Siama, adik kandung korban membenarkan bahwa kakak kandungnya mengidap penyakit, dan kakak kandungnya meninggalkan rumah di Kecamatan Tommo menuju rumah kebunnya di Desa Botteng pada bulan Agustus 2017. Dan keterangan adik korban sinkron dengan keterangan saksi I Wayan Suada,"jelasnya.

"Pihak keluarganya juga sebenarnya sudah pernah menasehati korban untuk tidak usah ke kebun dulu di Botteng karena masih dalam kondisi sakit, namun korban tetap saja pergi," lanjutnya.

Berdasarkan keterangan Dokter RS Bahaya ngkara, IPDA Riswadi, bahwa tulang yang ditemukan sudah mengering dan diperkirakan sekitar kurang lebih 10 bulan lamanya.

AKP Jamaluddin menuturkan, pihaknya mengamankan tulang belulang tersebut, untuk selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga korban untuk dilakukan pemakaman secara layak atau secara adat Bali.

"Pihak keluarga korban membuat pernyataan bahwa tulang belulang yang ditemukan di rumah kebun milik saudara kandungnya adalah tulang milik saudara kandungnya sendiri I Wayan Palguna, yang telah meninggal akibat sakit yang dideritanya selama ini. Dan menganggap bahwa kematian kakak kandungnya adalah akibat penyakit yang dideritanya dan merupakan takdir Sang Hyang Widi,"tutur AKP Jamaluddin.(*)

Penulis: Nurhadi Editor: Suryana Anas Ik uti kami di Beredar Video Syur Disebut Mirip Dirinya, Aura Kasih: Heboh pada WA Gue, Sok Atuh Dicek Sumber: Google News | Liputan 24 Mamuju

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »