www.AlvinAdam.com

Gratis Berlangganan

Tuliskan Alamat Email Anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

Begini Komitmen Komisioner Baru KPU Mamuju

Posted by On 5:40 PM

Begini Komitmen Komisioner Baru KPU Mamuju

Begini Komitmen Komisioner Baru KPU Mamuju

Hamdan menuturkan, selaku incumben selaku dengan berbagai pengalaman sebelumnya, tentu sudah melihat berbagai kekurangan

Begini Komitmen Komisioner Baru KPU Mamujunurhadi/tribunsulbar.comHamdan Dangkang

Laporan Wartawan TribunSulbar.com, Nurhadi

TRIBUNSULBAR.COM, MAMUJU - Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia (KPU RI) menetapkan tiga orang anggota KPU Kabupaten Mamuju periode 2018-2023.

Ketiganya, yakni Hamdan Dangkang, Asriani dan Ahmad Amran Nur. Dari tiga orang yang dinyatakan lolos, hanya satu orang incumbent yakni Hamdan Dangkang. Sementara dua orang lainnya wajah baru.

Mereka ditetapkan berdasarkan surat keputusan KPU RI No 685/PP.06-Kpt/05/KPU/ VI/2018 tanggal 24 Juni 2018, tentang penetapan anggota KPU kabupaten/kota periode 2018-2023.

Usai ditetapkan oleh KPU RI untuk mengemban amanah lima tahun ke depan sebagai penyelenggara pemilu, ketiga sama-sama berkomitmen untuk mewujudkan pemilu yang demokratis, utamanya dalam menyambut Pemilu 2019.

Hamdan menuturkan, selaku incumben selaku dengan berbagai pengalaman sebelumnya, tentu sudah melihat berbagai kekurangan dan kelemahan yang harus diperbaiki atau dibenahi.

"Saya akan memulainya kembali dari integritas dan independensi para penyelenggara adhok dari level PPK, PPS sampai ke KPPS,"kata Hamdan kepada TribunSulbar.com.

Disamping itu, kata dia, jg akan lebih mengakuratkan data pemilih, sehingga tidak ada lagi cela untuk disengketakan dan nantinya juga tak lupa memberi akses akan keterbukaan KPU terhadap segala informasi yang dibutuhkan oleh peserta pemilu 2019.

Sementara Asriani selaku pendatang baru mengaku akan berkomitmen untuk membangkitkan kesadaran politik perempuan yang ia nilai masih minim dalam menggunakan hak pilihnya pada setiap pesta demokrasi.

"Dengan adanya unsur perempuan di Mamuju'>KPU Mamuju, akan bisa memberikan kesadaran politik bagi pemilih perempuan dalam menggunakan hak pilihnya dengan baik,"ujarnya.

Kata Asriani, dalam ruang demokrasi, partisipasi perempuan tidak boleh diabaikan. Suara rakyat baik perempuan atau laki-laki menentukan nasib pembangunan dan kesejahteraan suatu bangsa.

"Krnnya dalam setiap ruang-ruang strategis pengambilan kebijakan (birokrasi & legislatif) memperhatikan keterwakilan perempun. Knp? Krn secara psikologi yang bisa membahasakan kebutuhan dan keinginan perempuan tentu perempuan itu sendiri,"tutur mantan Ketua Badko Kohati Sulselbar itu.

Sementara Ahmad Amran Nur yang juga dihubungi secara terpisah mengatakan, pada dasarnya pemilu yang bersih secara dan demokratis hanya dapat terlaksana jika KPU selaku pilar utama penyelenggaraan pemilu mampu berpegang pada prinsip-prinsip mandiri dan tidak bisa diintervensi atau independen.

"Oleh karenanya ke depan KPU tidak boleh berpihak kepada siapa pun untuk alasan apa pun (neutrality), teruji dan dihormati karena amanah (berintegritas), terbuka (transparency), professional, terpercaya (credibility), berorientasi pada pelayanan secara adil dan merata (servicemindedness), dapat mempertanggungjawabkan setiap aspek tupoksinya (accountable), idealis, serta berkomitmen penuh pada kepentingan negara demi rakyat sebagai inti hajat Pemilu itu sendiri,"jelas Amran kepada Tribun.

Penulis: Nurhadi Editor: Imam Wahyudi Sumber: Tribun Timur Ikuti kami di Perjuangan Wanita Hamil Selamat dari KM Sina r Bangun, Sempat Pegangan Tangan, Suami Belum Ditemukan Sumber: Google News | Liputan 24 Mamuju

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »