www.AlvinAdam.com

Gratis Berlangganan

Tuliskan Alamat Email Anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

thumbnail

Posted by On 7:19 AM

Tingkatkan Kualitas, 40 ASN Pemkab Pasangkayu Tuntaskan ...

Tingkatkan Kualitas, 40 ASN Pemkab Pasangkayu Tuntaskan Diklatpim IV

SINDOnews

loading...
Tingkatkan Kualitas, 40 ASN Pemkab Pasangkayu Tuntaskan Diklatpim IV
Penjabat Sekkab Pasangkayu Firman dan Kepala Bidang Diklat dan Pengembangan Karir ASN, BKPPD Pasangkayu, Bustanuddin melepas 40 ASN setelah mengikuti Diklat Kepemimpinan (Diklatpim) tingkat IV, Sabtu (23/6/2018). FOTO/Ist
A+ A- PASANGKAYU - Pemkab Pasangkayu bekerja sama dengan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Sulsel, menggelar Diklat Kepemimpinan (Diklatpim) tingkat IV, tahap pertama 2018.
Sebanyak 40 Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkab Pasangkayu menjadi peserta di kegiatan yang berlangsung selama empat bulan itu. Mereka tergabung dalam angkatan CCCVII (307). Resmi ditutup pada Sabtu (23/6/2018) oleh Penjabat Sekkab Pasangkayu Firman.
Kepala Bidang Diklat dan Pengembangan Karir ASN, BKPPD Pasangkayu, Bustanuddin, menyampaikan, kegiatan Ditlatpim IV ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas ASN Pemkab Pasangkayu. Terkhusus bagi mereka yang menduduki jabatan setingkat esalon IV.
“ Ini salah satu syarat yang harus diikuti oleh mereka yang menduduki jabatan esalon IV. Dikegiatan itu jiwa kepemimpinan mereka diasah. Ditempa selama empat bulan. Agar mereka benar-benar bisa memahami tugas pokok dan fungsinya (tupoksi),” kata dia dalam siaran pers yang diterima redaksi Minggu (24/6/2018).
Selama empat bulan itu para peserta Diklatpim diberi materi-materi yang berkaitan dengan kepemimpinan. Selain itu para peserta juga diberi tugas untuk menjalankan proyek perubahan. Terkait program-program inovasi untuk jabatan yang sedang d iembannya.
“Proyek perubahan merupakan salah syarat kelulusan mereka. Diproyek perubahan itu, peserta diharuskan mencetuskan suatu program inovasi, yang bisa diterapkan untuk semakin memudahkan pelayanan kepada masyarakat. Alhamdulillah, semuanya lulus. Dalam waktu dekat kami agendakan lagi Diklatpim untuk tahap ke dua,” pungkasnya. (vhs)Sumber: Google News | Liputan 24 Pasangkayu

thumbnail

Posted by On 7:19 AM

Tingkatkan Kualitas, 40 ASN Pemkab Pasangkayu Tuntaskan ...

Tingkatkan Kualitas, 40 ASN Pemkab Pasangkayu Tuntaskan Diklatpim IV

SINDOnews

loading...
Tingkatkan Kualitas, 40 ASN Pemkab Pasangkayu Tuntaskan Diklatpim IV
Penjabat Sekkab Pasangkayu Firman dan Kepala Bidang Diklat dan Pengembangan Karir ASN, BKPPD Pasangkayu, Bustanuddin melepas 40 ASN setelah mengikuti Diklat Kepemimpinan (Diklatpim) tingkat IV, Sabtu (23/6/2018). FOTO/Ist
A+ A- PASANGKAYU - Pemkab Pasangkayu bekerja sama dengan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Sulsel, menggelar Diklat Kepemimpinan (Diklatpim) tingkat IV, tahap pertama 2018.
Sebanyak 40 Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkab Pasangkayu menjadi peserta di kegiatan yang berlangsung selama empat bulan itu. Mereka tergabung dalam angkatan CCCVII (307). Resmi ditutup pada Sabtu (23/6/2018) oleh Penjabat Sekkab Pasangkayu Firman.
Kepala Bidang Diklat dan Pengembangan Karir ASN, BKPPD Pasangkayu, Bustanuddin, menyampaikan, kegiatan Ditlatpim IV ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas ASN Pemkab Pasangkayu. Terkhusus bagi mereka yang menduduki jabatan setingkat esalon IV.
“ Ini salah satu syarat yang harus diikuti oleh mereka yang menduduki jabatan esalon IV. Dikegiatan itu jiwa kepemimpinan mereka diasah. Ditempa selama empat bulan. Agar mereka benar-benar bisa memahami tugas pokok dan fungsinya (tupoksi),” kata dia dalam siaran pers yang diterima redaksi Minggu (24/6/2018).
Selama empat bulan itu para peserta Diklatpim diberi materi-materi yang berkaitan dengan kepemimpinan. Selain itu para peserta juga diberi tugas untuk menjalankan proyek perubahan. Terkait program-program inovasi untuk jabatan yang sedang d iembannya.
“Proyek perubahan merupakan salah syarat kelulusan mereka. Diproyek perubahan itu, peserta diharuskan mencetuskan suatu program inovasi, yang bisa diterapkan untuk semakin memudahkan pelayanan kepada masyarakat. Alhamdulillah, semuanya lulus. Dalam waktu dekat kami agendakan lagi Diklatpim untuk tahap ke dua,” pungkasnya. (vhs)Sumber: Google News | Liputan 24 Pasangkayu

thumbnail

Posted by On 6:56 AM

Gubernur Sulbar Hadiri Kampanye AIM-beNAR di Lapangan Karama

Pilkada Polman

Gubernur Sulbar Hadiri Kampanye AIM-beNAR di Lapangan Karama

Kampanye akbar pasangan AIM-beNAR dilangsungkan di lapangan sepakbola, Desa Karama, Kecamatan Tinambung, Polman.

Gubernur Sulbar Hadiri Kampanye AIM-beNAR di Lapangan KaramaTRIBUN TIMUR/NURHADIGubernur Sulawesi Barat, Ali Baal Masdar, hadiri kampanye akbar pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Polman nomor urut dua, Andi Ibrahim Masdar - Muhammad Natsir Rahmat (AIM-beNAR), Sabtu (23/5/2018).

Laporan Wartawan TribunSulbar.com, Nurhadi

TRIBUNSULBAR.COM, POLMAN - Gubernur Sulawesi Barat, Ali Baal Masdar, hadiri k ampanye akbar pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Polman nomor urut dua, Andi Ibrahim Masdar - Muhammad Natsir Rahmat (AIM-beNAR), Sabtu (23/5/2018).

Kampanye akbar pasangan AIM-beNAR dilangsungkan di lapangan sepakbola, Desa Karama, Kecamatan Tinambung, Polman.

Pantauan TribunSulbar.com, tampak Ali Baal Masdar duduk diatas sopa yang disedikan diatas panggung. Ali Baal hadir bersama istrinya Andi Ruskati Ali Baal yang juga ketua DPD Partai Gerindra Sulawesi Barat.

Selain Gubernur Sulbar, sejumlah elit partai politik juga tampak hadir dalam kampanye akbar pasangan incumbent ini.

Diantaranya, Syahrir Hamdani elit Gerindra, Ketua DPD II Partai Golkar Polman, Andi Muslim Fattah, Ketua DPC Partai Amanat Nasional (PAN) Polman, Ajbar Abdul Kadir, Ketua DPW PKB Sulbar, KH. Syibli Sahabuddin, Ketua PDI-P Polman, H. Ibrahim dan sejumlah elit pertai pengusung AIM-beNAR. (*)

Penulis: Nurhadi Editor: Suryana Anas Ikuti kami di Gara-gara Takut Dicopet, Wanita Tewas usai Lompat dari Angkot di Kelapa Gading Sumber: Berita Sulawesi Barat

thumbnail

Posted by On 6:56 AM

Bagaimana seorang perempuan ditelan ular di Muna, Sulawesi ...

Bagaimana seorang perempuan ditelan ular di Muna, Sulawesi Tenggara?

File photo - Close up of a Reticulated Python headHak atas foto Getty Images
Image caption Ular sanca kembang bisa mencapai lebih dari 10 meter panjangnya, dan tersebar di berbagai wilayah Indonesia.

Seharusnya manusia bisa hidup berdampingan secara wajar dengan ular. Namun mengapa kembali terjadi peristiwa seekor ular sanca atau piton menelan utuh seorang manusia dewasa?

"Manusia sebetulnya bukan mangsa ular," kata Herna Hadi Prasetyo, dari lemb aga penanganan ular, Sioux Indonesia.

"Namun kasus seperti di Muna itu terjadi, karena rusaknya habitat ular. Pembukaan lahan baru membuat tempat tinggal ular makin sempit yang tadinya merupakan daerah jelajah atau mencari makanan bagi ular berganti menjadi lahan atau permukiman," katanya pula.

Hari Jumat (14/06) lalu, Wa Tiba, jasad seorang perempuan usia 54 tahun di Muna, Sulawesi Tenggara, ditemukan dalam tubuh seekor ular sanca sepanjang tujuh meter.

  • Jasad petani di perut ular: Bagaimana piton memangsa manusia dewasa?
  • Berselfie dengan ular piton raksasa, seorang jagawana nyaris jadi korban lilitan
  • Kalah duel, ular piton tujuh meter jadi santapan bersama warga Riau
  • Mengapa ular piton di Indonesia bisa menelan manusia secara utuh?

Sebelumnya, di Mamuju, tahun lalu, seorang lelaki ditelan ular dari jenis yang sama, dengan besar yang kurang lebih sama juga..

Sejauh ini ular yang menelan m anusia, di Indonesia, jenisnya sama, ular sanca kembang (Python reticulatus), tambah Herna.

Jenis ular ini ada di hampir seluruh wilayah Indponesia, kecuali di Papua. Itu karena dulunya daratan Papua terhubung dengan Australia, karenanya flora dan faunanya lebih mirip dengan yang ada di Australia.

Mereka memangsa mamalia ukuran besar, yang bisa 10 kali lebih besar dari ukuran mulut mereka, kata Herna.

Hak atas foto AFP/Getty
Image caption Hari Jumat (14/06) lalu, Wa Tiba, jasad seorang perempuan usia 54 tahun di Muna, Sulawesi Tenggara, ditemukan dalam tubuh seekor ular sanca sepanjang tujuh meter.

Ular pada dasarnya tidak bisa membeda-bedakan sasaran, melainkan menyergap mangsanya den gan sensor panas.

"Habitat hewan mulai dirambah, mamalia kecil maupun besar tersingkir atau jadi lebih terbatas untuk jadi makanan ular. Nah, ketika hewan mangsa mereka entah di mana, yang muncul adalah manusia, mereka menyerang," katanya pula.

Bagaimana hewan itu bisa memangsa manusia?

Ular sanca kembang (Python reticulatus) - yang memangsa Wa Tiba dilaporkan panjangnya tujuh meter, merupakan ular yang sangat kuat.

Mereka melumpuhkan lawan atau mangsa dengan melilitnya, dan menghancurkannya, membunuhnya sampai mati lemas atau menderita serangan jantung.

  • Karyawan membunuh dan memakan orangutan di kamp sawit, polisi akan panggil perusahaan
  • Gajah jantan tewas di kebun sawit, anak gajah terluka oleh senapan
  • Melacak para pemburu orangutan di Kalimantan

Namun memakan mangsanya adalah masalah lain.

Ular piton tidak mengunyah makanan mereka, mereka harus menelan utuh mangsanya. Untungnya rahang mereka dihubungkan oleh berbagai ligamen yang sangat fleksibel, sehingga rahangnya mampu meregang jika memakan mangsa dalam ukuran besar.

"Faktor yang membatasi adalah tulang belikat manusia karena mereka tidak bisa dilipat," ujar Mary-Ruth Low, staf konservasi & riset dari lembaga Wildlife Reserves Singapore sekaligus pakar ular piton mengatakan kepada BBC dalam wawancara beberapa waktu lalu.

Menurut Herna, ular sanca biasanya menanti di atas pohon, untuk kemudian ketika mangsanya lewat dia akan menjatuhkan diri, lalu membelitnya.

Tapi sesekali mereka bisa bernasib nahas. Seperti yang dialami seekor ular di Riau, Oktober tahun lalu: orang yang diserangnya bisa melawan.

Dan akhirnya ular sanca itu yang terbunuh dan jadi santapan warga desa.

Bagaimana dengan hewan-hewan besar lainnya?

"Ular piton hanya menyantap mamalia," kata Low menggaris bawahi, meskipun mereka kadang-kadang memangsa reptil, termasuk buaya.

Awalnya mer eka memangsa tikus dan hewan-hewan kecil lainnya, katanya, "tapi setelah mencapai ukuran tertentu, mereka hampir tidak menghiraukan tikus dan hewan-hewan sejenisnya lagi, karena asupan kalori yang akan didapat sudah tidak mencukupi."

"Intinya mereka bisa memakan mangsa sebesar mungkin." Seperti babi atau bahkan sapi.

Hak atas foto Kepolisian Sulawesi Barat
Image caption Seekor ular piton lain di Mamuju, Sulawesi Barat, memangsa seorang petani di lahan perkebunan sawit, tahun lalu.

Kadang-kadang mereka salah perhitungan juga dalam memilih santapannya. Pada tahun 2005 seekor ular Sanca Burma berusaha menelan bulat-bulat seekor buaya.

Yang terjadi, kedua hewan itu mati: buaya bisa ditelan sebagian, namun mengakibatkan perut ular itu pecah saat memamahnya. Bangkai keduanya ditemukan oleh para penjaga hutan di Florida.

Tapi pemburu oportunistik ini bisa memilih-milih mangsa juga. Jika mereka tidak mendapat mangsa yang benar-benar cocok, mereka bisa menyantap yang kecil-kecil untuk sementara sampai akhirnya mereka menemukan mangsa yang cukup besar.

  • Seekor ular berbisa melilit pohon natal di sebuah rumah di Australia
  • Pengunggah foto 'pembakaran orangutan' teridentifikasi
  • Induk dan bayi orangutan selamat dari kebakaran hutan dan amarah warga

Tapi manusia tetap tak masuk dalam menu utama mereka.

Pada tahun 2002 seorang bocah lelaki berumur sepuluh tahun dilaporkan telah ditelan oleh seekor ular piton di Afrika Selatan, tapi yang disantap sang korban bukan dewasa, dan pemangsanya bukan sanca kembang seperti ular yang memangsa Wa Tiba di Muna, maupun Akbar di Mamuju, Sulawesi Barat setahun s ebelumnya.

Tentang ular sanca kembang:

  • Hewan ini merupakan ular terpanjang di dunia.
  • Panjang ular ini diyakini mampu mencapai lebih dari 10 meter.
  • Berdasarkan catatan Guinness World Records, ular piton yang berhasil ditangkap dan dimasukan ke penangkaran di Kansas City, AS, memiliki panjang 7.6 meter.
  • Hewan ini tinggal di dalam hutan, biasanya jarang terlihat dan takut terhadap kehadiran manusia.
  • Seringkali dianggap sebagai hewan suci di beberapa wilayah di Indonesia.
  • Merupakan salah satu dari puluhan spesies python, yang ditemukan di Afrika sub-Sahara, Australia, Nepal, India, Sri Lanka, Burma, Cina, dan Asia Tenggara

Pakar ular dari Universitas Brawijaya, Malang, Nia Kurniawan, mengatakan kepada BBC Indonesia dalam wawancara sebelumnya bahwa ular sanca sensitif terhadap getaran, kebisingan dan panas dari lampu, sehingga mereka biasanya menghindari pemukiman manusia.

Tapi mereka, katanya, bisa mengin gat tempat perburuan.

Bisa jadi kebun sayuran milik Wa Tiba itu dulunya adalah hutan tempat ular itu berburu mangsa. Dan Wa Tiba disangka mamalia buruan.

Sumber: Berita Sulawesi Barat

thumbnail

Posted by On 6:56 AM

Sulawesi Barat Jadi 'Pusat Kerajaan' Bagi Ular Piton

Sulawesi Barat Jadi 'Pusat Kerajaan' Bagi Ular Piton

Menyebarnya ular Piton di wilayah tersebut, dikarenakan habitatnya terganggu.

Sulawesi Barat Jadi 'Pusat Kerajaan' Bagi Ular Pitontribun timurPuluhan warga di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, ikut menangkap ular piton sepanjang delapan meter di dekat kandang ternak sapi milik warga, Selasa, (19/7/2016).

TRIBUNNEWS.COM, MUNA - Nasib Wa Tiba benar-benar tragis.

Maksud hati ini menengok kebunnya, perempuan asal Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara, itu justru ditelan seekor ular piton sepanjang 8 meter.

Diperkirakan Tiba ditelan ular antara Kamis (14/6) petang hingga Jumat (15/6) subuh saat malam takbira n.

Lepas dari itu, beberapa kalangan meyakini Pulau Sulawesi adalah kerajaan bagi ular piton, lebih-lebih wilayah Sulawesi Barat.

Tiga (Mamuju, Mamuju Utara dan Mamuju Tengah) dari enam kabupaten di sana termasuk “sarang” ular piton terbesar di Indonesia.

Polisi Kehutanan (Polhut) Resort Mamuju, mengungkapkan hampir semua titik wilayah Mamuju Tengah terdapat ular piton atau ular sanca kembang.

Bidang Konservasi Sumber Daya Alam, Polhut Resort Mamuju, Hardi, kepada TribunSulbar.com setahun yang lalu mengatakan, hampir semua wilayah di Mamuju Tenga itu terdapat ular piton atau sanca.”

“Apalagi di kanal-kanal kebun sawit itu hampir semua ditempati,” tambahnya.

Baca: Asian Games, Benarkah Jam Sekolah Akan Diubah Jadi Lebih Pagi?

Baca: Pria Ini Ditertawakan Para Penumpang Kereta, Gara-gara Isi Kantongnya Tak Bisa Diam

Ia mengungkapkan, daerah Salubiro, Kecamatan Karossa, Kabupaten Mamuju T engah, Sulbar, merupakan daerah yang paling banyak ular Piton menyebar.

Menyebarnya ular Piton di wilayah tersebut, dikarenakan habitatnya terganggu.

Halaman selanjutnya 12
Editor: Ravianto Sumber: Tribun Timur Ikuti kami di Gara-gara Takut Dicopet, Wanita Tewas usai Lompat dari Angkot di Kelapa Gading Sumber: Berita Sulawesi Barat

thumbnail

Posted by On 6:56 AM

Kisah Pria Asal Sulawesi Barat Ditelan Piton, Warga Akui Dengar ...

Kisah Pria Asal Sulawesi Barat Ditelan Piton, Warga Akui Dengar Suara ini dari Kebun Sawit

Setelah setahun lebih, sudah ada dua kasus kematian terjadi karena hewan buas piton

Kisah Pria Asal Sulawesi Barat Ditelan Piton, Warga Akui Dengar Suara ini dari Kebun Sawitnurhadi/tribunsulbar.comUlar piton sepanjang tujuh meter yang menelan Akbar (25) warga Desa Salubiro, Kecamatan Karossa, Kabupaten Mamuju Tengah, Sulbar, sempat jadi tontonan warga di lokasi kejadian.

TRIBUN-BALI.COM- Setelah setahun lebih, sudah ada dua kasus kematian terjadi karena ular piton.

Setahun lebih berlalu setelah Akbar bin Ramli (25) tewas dimangsa ular piton raksasa di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat , kini giliran seorang wanita paruh baya juga menjadi korban di Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara.

Adalah Wa Tiba yang tewas dimangsa ular jenis sanca jumbo tersebut sekitar antara Kamis (14/6/2018) petang hingga Jumat (15/6/2018) subuh.

Ibu rumah tangga berusia 54 tahun di Desa Persiapan Lawela, Kecamatan Lohia, Muna tersebut, sebelum tubuhnya ditemukan di dalam perut ular piton sempat pamit untuk pergi ke kebun saat warga takbiran menyambut Lebaran Idul Fitri 1439 H.

Tiba hendak melihat kebun jagungnya yang kerap dirusak babi hutan.

Namun, malang menimpa dia saat warga lainnya sibuk mempersiapkan perayaan Lebaran.

Dia tewas dimangsa ular dari suku Pythonidae.

Sebelum Tiba ditemukan di dalam perut ular, keluarganya di rumah yang berjarak sekitar 1 kilometer dari kebun menunggunya pulang untuk berangkat ke tempat salat Idul Fitri.

Sekitar pukul 06:00 Wita, batang hidungya tak kunjung kelihatan.

Keluarga pun cemas.

Halaman selanjutnya 123
Editor: Aloisius H Manggol Sumber: Tribun Timur Ikuti kami di Gara-gara Takut Dicopet, Wanita Tewas usai Lompat dari Angkot di Kelapa Gading Sumber: Berita Sulawesi Barat

thumbnail

Posted by On 5:16 AM

Usai Didemo Warga Majene, Gubernur Sulbar Temui Wapres di ...

Usai Didemo Warga Majene, Gubernur Sulbar Temui Wapres di Makassar

Yang jelas pertemuan ini dilakukan pascaorang nomor satu di Sulbar itu didemo ribuan warga Kabupaten Majene.

Usai Didemo Warga Majene, Gubernur Sulbar Temui Wapres di MakassarhandoverGubernur Sulawesi Barat, Ali Baal Masdar (ABM) menggelar pertemuan dengan Wakil Presiden Republik Indonesia (Wapres RI), Jusuf Kalla di kediaman pribadi Jusuf Kalla, Jl H Bau, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (24/6/2018).

Laporan Wartawan TribunSulbar.com, Nurhadi

TRIBUNSULBAR.COM, MAKASSAR - Gubernur Sulawesi Barat, Ali Baal Masdar (ABM) menggelar pertemuan d engan Wakil Presiden Republik Indonesia (Wapres RI), Jusuf Kalla.

Pertemuan itu digelar dikediaman pribadi Jusuf Kalla, Jl H Bau, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (24/6/2018).

Hal itu disampaikan salah seorang tenaga ahli ABM, Nero Leo Adriani via WhatsApp kepada TribunSulbar.com.

Belum diketahui, apa yang menjadi agenda utama pertemuan tersebut. Yang jelas pertemuan ini dilakukan pascaorang nomor satu di Sulbar itu didemo ribuan warga Kabupaten Majene terkait wacana pembagian PI Migas Blok Sebuku.

"Hanya sekadar silaturrahmi saja bro," ujarnya. Dalam foto pertemuan yang diperoleh TribunSulbar.com, tampak hadir Founder Bosowa Group, Aksa Mahmud.(*)

Penulis: Nurhadi Editor: Hasriyani La tif Ikuti kami di Video Syur Mirip Dirinya Beredar, Aura Kasih: Sepasaran Itu Kah Muka Aku Sumber: Google News | Liputan 24 Majene