Public Speaking, Master of Ceremony
Public Speaking, Master of Ceremony
www.AlvinAdam.com

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Usai Didemo Warga, Wakil Bupati Mamuju Pantau Pembesihan ...

Posted by On 7:52 PM

Usai Didemo Warga, Wakil Bupati Mamuju Pantau Pembesihan ...

Usai Didemo Warga, Wakil Bupati Mamuju Pantau Pembesihan Aliran Sungai Losa di Simbuang

Sampah yang menumpuk bukan hanya kiriman banjir, tapi juga lebih banyak sampah rumah tangga.

Usai Didemo Warga, Wakil Bupati Mamuju Pantau Pembesihan Aliran Sungai Losa di SimbuangTRIBUN TIMUR/NURHADIPemerintah Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, menurunkan petugas gabungan melakukan pembersihan aliran sungai Losa di Lingkungan Simbuang, Kecamatan Simboro, Selasa (3/4/2018). Petugas gabungan itu, terdiri dari petugas Dinas Lingkungan dan Kebersihan, Badan Pananggulangan Bencana Daerah, (BPBD) Tagana Dinas Sosial, Pemadam Kebakaran dan Satgas Mamuju Mapaccing PUPR.

Laporan Wartawan TribunS ulbar.com, Nurhadi

TRIBUNSULBAR.COM, MAMUJU - Pemerintah Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, menurunkan petugas gabungan melakukan pembersihan aliran sungai Losa di Lingkungan Simbuang, Kecamatan Simboro, Selasa (3/4/2018).

Petugas gabungan itu, terdiri dari petugas Dinas Lingkungan dan Kebersihan, Badan Pananggulangan Bencana Daerah, (BPBD) Tagana Dinas Sosial, Pemadam Kebakaran dan Satgas Mamuju Mapaccing PUPR.

Mereka melakukan pembersihan atau mengeruk sampah yang menumpuk menutupi aliran air di sungai tersebut. Proses pemberasihan dibantu satu unit escavator mini milik PUPR.

Menurut ketengan warga setempat, Rara, tumpukan sampah yang ada di sungai ini, menjadi salah satu penyebab air meluap ke pemukiman warga Simbuang, karena tidak dapat mengalir hingga ke Muara Sungai atau Sungai Karema.

"Sungai ini sudah 30 tahun tidak pernah dinormalisasi, sehingga kita minta pemerintah untuk dinormalisasi," ujarnya.

Wakil Bupati Mamuju Irwan SP Pababari, yang turun langsung mengontrol proses pembersihan sungai bersama Ketua DPRD Mamuju Siti Suraida Suhardi mengatakan, itu dilakukan usai masyarakat bersama mahasiswa melakukan demostrasi di kantor Bupati Mamuju, yang menyampaikan beberapa titik rawan banjir jika tidak segera diatasi.

"Alhamdulillah, saya langsung merespon dengan membentuk tim gabungan melakukan pembersihan. Kita lakukan pembersihan untuk sementara waktu, sehingga air yang tergenang dapat mengalir," kata Irwan kepada TribunSulbar.com.

Ia berharap, hal itu dapat membangkitkan kesadaran masyarakat sehingga sampah tidak selalu menumpuk, karena mengingat sampah yang menumpuk bukan hanya kiriman banjir, tapi juga lebih banyak sampah rumah tangga.

"Selanjutnya kita berharap masyarakat tidak lagi membuang sampah sembaranangan, sehingga kita bersama-sama aktif menjaga lingkungan kita,"ujarnya.

Ia mengatakan, pihaknya berencana melakukan norm alisasi saluran air di sungi tersebut, dengan membuat Talud di beberapa titik.

"Untuk menanggulangi banjir susulan, kita akan programkan untuk normalisasi daerah aliran sungai dengan membangun talud dibeberapa titik. Untuk masyarakat setempat, harapan kami bahwa Mamuju Mapaccing ini bukan hanya tugas pemerintah semata, tapi tugas kita bersama. Adapun kami turun ini agar masyarakat juga bisa sadar untuk sama-sama menjaga lingkungan kita," tuturnya.(*)

Penulis: Nurhadi Editor: Suryana Anas Ikuti kami di Begini Praktek 'Cuci Otak' Dr Terawan yang Dipecat Ikatan Dokter Indonesia Sumber: Google News | Liputan 24 Mamuju

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »